Ada yang berpendapat kedua orangtua Nabi masuk neraka, ada yang berpendapat sebaliknya yaitu kedua orangtua Nabi Saw masuk surga dan ada juga yang memilih diam tidak mau berkomentar atas perosalan ‘Khathar’ ini.

mubarokatan online dating-79mubarokatan online dating-47mubarokatan online dating-39

Dan kebanyakan manuskrip berbunyi “ Kedua orangtua Rasul Saw tidaklah wafat dalam keadaan kafir “.

Imam besar tersebut justru bermaksud membantah orang yang meriwayatkan hadits “ Ayahku dan ayahmu di neraka “ dan orang itu berpendapat bahwa orangtua Nabi Saw di neraka.

(At-Ta’dzhim wal minnah : 171) Syubhat kedua : Mereka juga mengatas namakan imam Abu Hanifah untuk memvonis kedua orangtua nabi Saw.

Menurut mereka imam Abu Hanifah berkata : ووالدا رسول الله مات على الكفر “ Dan kedua orangtua Rasul Saw wafat dalam keadaan kafir “.

Kalam imam Abu Hanifah yang sebenarnya bukanlah seperti yang mereka gembor-gemborkan.

Tapi justru sebaliknya pendapat beliau bertentangan dengan apa yang mereka sangka.

Mereka dengan semangat dan bahkan merasa lezat dengan membicarakan kedua orangtua Nabi Saw masuk neraka di mimbar-mimbar mereka, majlis ta’lim, masjid, perkumpulan dan bahkan menyebarkannya melalui lembaran-lembaran atau bulletin dan internet ke khalayak umum tanpa mau melihat perbedaan ulama tentang persoalan ini dan bahkan tanpa memperhatikan adab dengan baginda Nabi Saw.

Persoalan ini sebenarnya hanyalah persoalan ijtihadiyyah bukan persoalan I’tiqadiyyah yang menyebabkan kafirnya atau bid’ahnya orang yang bertentangan.

Ada dua teks dari kalam imam Abu Hanifah dalam manuskrip kuno yang berada di perpustakaan syaikh Islam di Madinah Al-Munawwarah sebelum beredarnya mansukrip yang baru.

Yang pertama berbunyi : ووالدا رسول الله ما ماتا على الكفر “ Dan kedua orangtua Rasul Saw tidak wafat dalam keadaan kafir “.

Al-Imam Al-Kautsary berkata : ففي بعض تلك النسخ : وأبوا النبي صلى الله عليه وسلم ماتا على الفطرة – و ( الفطرة ) سهلة التحريف إلى ( الكفر ) في الخط الكوفي ، وفي أكثرها : ( ما ماتا على الكفر ) ، كأن الإمام الأعظم يريد به الرد على من يروي حديث ( أبي وأبوك في النار ) ويرى كونهما من أهل النار .